Menunggu paspor Nigeria bukan lagi hanya keterlambatan administrasi, melainkan antrean nyata di kantor. Laporan lapangan 2023 mencatat pemohon menunggu buku paspor di Makurdi dan kerumunan di Ikeja, Lagos. Pada tahun yang sama, menteri dalam negeri memerintahkan secara terbuka agar antrean tanpa akhir untuk permohonan atau pengambilan dihentikan. Proses resmi kini dimulai daring, tetapi perekaman biometrik tetap memerlukan kehadiran. Selama pemeriksaan identitas dan pengambilan terikat pada lokasi berpetugas, antrean muncul kembali ketika kapasitas tertinggal dari permintaan. Dokumen terlambat menjadi biaya perjalanan, kerja, dan ketidakpastian; pemerintah sendiri mengakuinya sebagai masalah reformasi.